Save

Biar Rekeningmu Nggak Boros, Ini Trik Khususnya

Jangan pernah meremehkan pengaturan keuangan pribadi. Salah satu kelemahan generasi millennial menurut reportase CNBC adalah ketidakmampuan mengurus keuangan alias keuangan yang boros. Saat bicara soal pengaturan finansial, biasanya kaum muda justru memiliki tabungan yang sedikit dan bahkan tak sedikit yang nyaris tak mempersiapkan tabungan karena sering terfokus pada pengeluaran.

Hasil penelitian dari firma finansial Charles Schwab menjabarkan bahwa generasi millennial lebih banyak menghamburkan penghasilannya hanya untuk pengeluaran yang bersifat kenyamanan dan kesenangan, seperti makan-makan dan nongkrong di kafe untuk sekadar ngopi.

60 persen mengakui senang menghabiskan uang hanya untuk minum kopi seharga empat dollar, 79 persen rela menghabiskan uangnya demi eksis di restoran yang sedang populer, dan 69 persen doyan belanja fashion meski tidak sedang membutuhkannya.

Namun ada fakta unik yang dilaporkan Charles Schwab, yaitu kecenderungan millennial untuk mengatur keuangan lebih banyak dari generasi sebelumnya. Menurutnya, 34 persen millennial mengaku menuliskan perencanaan anggarannya secara teratur, sementara generasi X hanya mencapai 21 persen, sedangkan baby boomers hanya 18 persen yang melakukannya.

Sebetulnya, apa sih pentingnya membuat rencana anggaran dan apa yang harus dilakukan agar pengeluaran jadi lebih hemat dan nggak boros?


Mungkin Penting Buat Kamu:


Tentukan tujuan

Percaya atau nggak, kamu akan lebih mudah mengatur keuangan saat kamu memiliki tujuan dalam hidup kamu. Ingat ya, jargon seperti ‘follow your dreams‘ itu tidak bisa dibilang sebagai tujuan dan impian yang kamu kejar pun juga harus jelas dasarnya.

Tentukan tujuan finansial yang ingin kamu capai. Misalnya, ingin menikah dalam tiga tahun mendatang. Kamu bisa mensurvey berapa kira-kira biaya yang dibutuhkan dan berapa yang harus disisihkan untuk menabung dari sekarang. Kamu juga bisa membagi tujuan finansial kamu dalam beberapa tahapan, seperti tujuan jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

 

setiapsen.com/foto: Shutterstock

Hati-hati dengan kartu kredit

Biasanya banyak yang terjebak dengan penggunaan kartu kredit yang tak bijak. Karena tergoda diskon, akhirnya menggesek kartu tanpa perhitungan dan pembayaran cicilannya pun dengan nilai pembayaran minimal. Alih-alih ingin irit, malah jadi super boros karena bunga yang tertumpuk.

Utang kartu kredit adalah hal paling berbahaya yang sering dianggap sepele. Pasalnya, bunga yang tinggi dan biaya denda yang dikenakan bila ada keterlambatan akan menjadi beban berat buat kamu. Belum lagi ini akan menjadi catatan buruk untuk masa depan kamu bila ingin mengajukan pinjaman modal usaha atau KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) nantinya atau hal lain yang berhubungan dengan bank. Bisa-bisa permohonan kamu ditolak gara-gara kamu sering menunggak pembayaran kartu kredit.

Bedakan ‘butuh’ dan ‘ingin’ saat menggunakan kartu kredit. Sebetulnya bila digunakan dengan bijak, kartu kredit juga bisa memberikan banyak keuntungan, seperti cashback, cicilan ringan tanpa bunga, bonus, diskon atau point rewards yang jenisnya bermacam-macam. Hal-hal apa saja yang perlu kamu ketahui sebelum menggesek kartu kredit, kamu juga bisa membaca ulasan kami di sini.

Rencanakan dana pensiun

Mungkin hal ini adalah yang paling diremehkan oleh kaum muda, mengingat banyaknya ambisi yang harus dijalani saat ini. Padahal kamu harus tahu bahwa dana pensiun yang diterima nanti akan menjadi lebih besar bila kamu semaikn dini memulainya, karena besar kecilnya uang pensiun nantinya tergantung dari jumlah keseluruhan premi yang kamu bayarkan.

berbagai pilihan untuk mengelola dana pensiun pun sudah banyak tersedia, seperti di program Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) atau reksadana. Kamu juga bisa membaca ulasan kami soal mempersiapkan dana pensiun di DPLK di sini.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close