Investasi

Millennial Jangan Ragu Berinvestasi! Ini Pilihannya

Ada keraguan cukup besar bagi millennial untuk menyisihkan pendapatannya demi berinvestasi. Sikap mayoritas generasi zaman now yang konsumtif ini sering menjadi target empuk para pemegang brand, terlebih mereka cenderung suka tampil penuh gaya di media sosial. Sisi negatifnya, gambaran glamor ini sering membuat millennial melupakan hal penting untuk masa depannya, investasi!

Menurut kajian Marketeers yang mengulas sikap paranoid millennial pada dunia investasi, keengganan millennial pada investasi dibagi menjadi beberapa hal. Pertama adalah anggapan pribadi bahwa millennial tak punya uang. Martha Christina, Head of Education Phillip Securities, menampik anggapan miring ini karena sebetulnya salah satu jenis investasi, yaitu reksa dana bisa dijalankan hanya dengan modal Rp 100.000. Jumlah uang yang menurutnya tak seberapa dibanding penghasilan yang diterima millennial saat ini.

Menurut Martha, membiasakan diri untuk berinvestasi itu sekaligus ajang melatih diri bagi para millennial untuk lebih paham seluk-beluk investasi.

Kedua, pendidikan di Indonesia yang cenderung gagal untuk memperkenalkan pentingnya investasi sejak dini sehingga millennial kini banyak yang kebingungan kalau ingin berinvestasi. Minimnya bekal pengetahuan finansial ini juga semakin menjauhkan investasi dari peran besar millennial yang nantinya akan menguasai sektor ekonomi.

Dunia investasi hanya didalami oleh orang-orang tertentu yang memang bekerja atau mengambil studi di bidang tersebut. Padahal pemahaman berinvestasi mutlak diperlukan semua orang. Fakta menarik dari Manulife Aset Manajemen Indonesia mengungkapkan bahwa dari sekian banyak investasi, reksadana adalah yang paling mudah dijalani untuk para pemula. Investasi ini sudah ada di Indonesia sejak 1996 dengan jumlah investor sekitar 400.000 orang dan dana yang dikelola Rp 400 trilyun.


Mungkin Penting Buat Kamu:


Ketiga, kebanyakan millennial terkontaminasi dengan dogma-dogma seperti ‘going where the wind blows‘ atau ‘follow your passion‘ namun tanpa didasari bekal kuat apa yang menjadi passion-nya. Fakta ini menjadikan banyak millennial yang kemudian tidak memiliki tujuan ingin menjadi apa di masa depan nanti dan cenderung hanya bergantung pada tren semata.

Kalau kamu ingin memulai investasi namun bingung untuk memilih jenis investasi seperti apa, rangkuman berikut ini bisa kamu gunakan sebagai acuan:

Deposito

Untuk pemula, investasi deposito sangat mudah untuk dimulai. Investasi ini juga dinilai mengandung resiko yang cukup rendah dan serta suku bunga dari Bank Indonesia yang cukup aman. Jenis deposito pun beragam, ada deposito berjangka, deposito automatic roll over, deposito non automatic roll over, sertifikat deposito atau deposito on call untuk jumlah dana yang besar.

Reksadana

Selain sebagai pemula, kalau kamu juga minim modal, jangan ragu untuk bergabung dengan investasi yang satu ini. Reksadana sering direkomendasikan sebagai jenis investasi terbaik untuk pemula dan yang punya sedikit modal. Cukup bermodal Rp 100.000 saja kamu sudah bisa kok menanamkan modal di reksadana. Selain itu, metode investasi ini terbilang sederhana dan nggak berbelit-belit, dan tingkat pengembaliannya pun cukup menjanjikan, yaitu hingga 20 persen. Untuk berinvestasi di sini, reksadana sekarang juga sudah banyak tersedia di ranah digital untuk mempermudah kamu berinvestasi.

Emas batangan

Kalau kamu nggak mau ribet dan mengutamakan investasi yang cenderung aman, ada baiknya kamu mencoba investasi emas batangan. Kenapa? Karena harga emas batangan cenderung selalu naik dan hampir pasti tak mengalami penurunan. Tapi perlu kamu ketahui juga bahwa investasi ini sebaiknya kamu ambil untuk jangka panjang, karena harga emas yang selalu naik itu terjadi dalam periode tahunan, bukan bulanan.

Properti

Buat kamu yang punya modal cukup besar, investasi properti bisa jadi pilihan. Kamu bisa membeli tanah atau rumah di kawasan pinggiran kota yang harganya relatif masih lebih rendah dengan cicilan yang ringan. Pastikan kawasan tersebut nantinya berpotensi menjadi daerah ramai dan strategis karena harga propertinya pun akan ikut melambung.

Tags

Related Articles

3 Comments

  1. Sangat setuju sekali, sekarang banyak generasi muda yang konsumtif dan menghabiskan uang demi pergaulan. Untungnya saya sudah berinvestasi baik dalam deposito maupun emas batangan. @koh_zen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close