Save

Millennial, Kuasai 6 Jurus Finansial ini Agar Duit Tetap Mengalir

Menurut laporan Forbes, sebanyak 34 persen millennial di Amerika Serikat mengaku tidak puas dengan kondisi keuangan mereka sendiri, dan 18 persen mengaku sama sekali tidak puas. Lebih dari setengahnya bahkan khawatir tidak mampu membayar pinjaman.

Kelemahan generasi millennial untuk mengelola keuangan memang sering menjadi sorotan. Generasi yang konsumtif ini dianggap lebih lihai mengeluarkan uang daripada mengelolanya untuk masa depan. Dalam laporan Tempo.co yang mengacu pada hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2016, literasi keuangan masyarakat Indonesia masih bertengger di angka 29,66 persen. 

Rendahnya literasi keuangan ini juga dimiliki oleh generasi millennial yang dalam beberapa tahun ke depan akan rentan terkena berbagai resiko keuangan, seperti inflasi, dan biaya-biaya tak terduga. 


Mungkin Penting Buat Kamu:


Untuk menangkis segala resiko tersebut, sebetulnya kamu bisa mulai mempersiapkannya sejak dini. Berikut adalah beberapa “jurus” dalam mengelola keuangan yang kamu harus miliki agar nantinya tak terlindas masalah keuangan yang pelik 

Jurus mencatat keuangan

Jangan malas untuk membiasakan diri mencatat arus lalu lintas finansial kamu. Memang terkesan kuno, ketinggalan zaman dan ribet. Tapi jangan salah, kebiasaan mencatat pengeluaran adalah langkah awal untuk membentuk rencana keuanganmu. Dengan rajin dan tekun mencatat, kamu akan tahu pengeluaran apa saja yang kira-kira kurang bermanfaat dan bisa ditekan.

Catatan keuangan juga berguna untuk kamu bisa mengevaluasi anggaran tiap bulannya. Biaya apa saja yang harus dihemat, apa yang bisa dimaksimalkan dan kamu bisa melihat tren pengeluaran dalam sebulan.

Jurus memilih bank

Memilih bank bukan perkara sepele. Sebagai lembaga keuangan yang paling dekat dengan kehidupan kita sehari-hari, bank pada dasarnya tetap memiliki misi untuk mencari keuntungan. Kamu harus teliti memilih bank yang memang sesuai dengan kebutuhan kamu, seperti memiliki layanan yang baik, terpercaya, jaringan ATM yang luas, produk keuangan yang bagus, internet banking yang mumpuni, bunga menarik, biaya administrasi yang rendah dan berbagai pertimbangan lain.

Jurus cari uang tambahan

Jangan terpatok pada pekerjaan rutinmu saja. Di zaman digital seperti ini, mencari uang tambahan dengan bekerja freelance cukup mudah didapat. Kamu bisa sekaligus menggeluti apa yang menjadi passion kamu di luar jam kantor, seperti fotografer, social media specialist, web designer, vlogger, blogger, penulis lepas dan lain-lain sesuai dengan kesukaanmu. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa bergabung di beberapa forum pekerja lepas, seperti Sribulancer

Jurus investasi

Jangan mengendapkan semua uangmu di bank. Kamu harus bisa menyisihkan untuk investasi jangka panjang. Ada banyak pilihan yang bisa kamu coba, seperti reksa dana, emas, deposito, mata uang asing dan saham. Investasi sering diremehkan anak muda, namun sebetulnya mendatangkan banyak keuntungan di kemudian hari. Semakin dini kamu memulai investasi, semakin banyak hasil yang dapat kamu nikmati di hari-hari mendatang.

Tawaran diskon alias sale besar-besaran. (Setiapsen.com/Foto:Shutterstock)
Tawaran diskon alias sale besar-besaran. (Setiapsen.com/Foto:Shutterstock)

Jurus anti lapar mata

Siapa sih yang nggak tergoda dengan diskon di gerai pusat perbelanjaan? Kalau kamu sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan, nggak jarang kan bertemu dengan gerai yang memajang  banner  diskon besar-besaran. Tapi nanti dulu! Sebelum memborong semuanya, pikirkan dulu apakah barang-barang tersebut memang kamu butuhkan atau kamu hanya sekadar ingin punya?

Jurus menangkis utang

Ini nih yang paling sering menjebak kamu dalam linkaran utang yang berkepanjangan. Kartu kredit memang bisa memudahkan, namun tak jarang juga justru menghantam keuangan kamu hingga babak belur.  Begitu pula dengan pinajaman tunai tanpa agunan. Terdengar menarik memang memiliki modal banyak dalam waktu sekejap, namun kamu perlu ketahui bahwa untuk membayar cicilannya kamu juga harus terbebani bunga yang tidak sedikit. Kalaupun harus meminjam uang tunai, kamu harus pastikan bahwa pinjaman tersebut memang untuk sesuatu yang benar-benar mendesak, bukan untuk senang-senang semata.

Dalam menggunakan kartu kredit, pastikan kamu selalu membayar tagihannya tepat waktu dan tidak membayar minimum. Usahakan untuk selalu membayar 100 persen jumlah tagihan yang tercatat untuk menghindari bunga yang tagihanmu membengkak di kemudian hari.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close