Save

Pentingnya Financial Check Up Agar Rekening Tetap Bugar

Pernah mendengar istilah medical check up? Nah ternyata check up atau pemeriksaan kesehatan menyeluruh bukan hanya dibutuhkan untuk kesehatan tubuh saja lho. Dalam anggaran keuangan, pemeriksaan kesehatan anggaran juga diperlukan. Istilahnya adalah financial check up.

Sayangnya pentingnya fincancial check up ini sering dilupakan banyak orang. Tidak sedikit orang yang menganggap financial check up ini sekadar buang-buang uang karena harus kembali merunut data pengeluaran, seperti kuitansi dan bukti keuangan lainnya yang cukup rumit.

Padahal financial check up sebenarnya sangat membantu kamu dalam mengetahui potensi keuangan kamu yang paling aktual. Dari sini  kamu bisa mengetahui berapa utang yang masih menjadi beban, bagaimana kemampuan berinvestasi dan masalah apa yang sedang terjadi dalam anggaran kamu. Ini juga mempermudah kamu untuk mengambil langkah selanjutnya dalam hal keuangan. Intinya, financial check up adalah kunci untuk mempermudah perencanaan keuangan kamu.

Penasehat keuangan, Safir Senduk seperti yang dirilis Berita Satu mengumpamakan perencanaan keuangan ibarat penunjuk arah yang menuntun kita ke suatu tempat yang kita inginkan dan agar kita tidak salah jalan. Menurutnya, hidup ini tidak  bisa dianggap mengalir begitu saja, namun harus disikapi dengan tepat.


Mungkin Penting Buat Kamu:


Apa saja sih keuntungan yang bakal didapat dari melakukan financial check up?

Mengontrol pengeluaran

Selama ini sering kita berfokus hanya pada pendapatan saja, dan kurang memberi perhatian pada pengeluaran. Padahal kalau pengeluaran dilakukan tanpe kendali dan terjadi terus-menerus ini bisa jadi berbahaya, karena kamu tidak menyadari kalau sebetulnya anggaran kamu sudah defisit.

Mencatat pengeluaran adalah hal penting yang kerap dianggap sepele karena dirasa membosankan dan ribet. Padahal ini adalah salah satu kunci dalam pengelolaan keuangan yang baik dan sehat. Pencatatan ini juga manjur untuk mengetahui di sektor mana kamu sering mengeluarkan uang, apakah untuk hal penting atau sekadar untuk senang-senang.

Harta warisan, aset keluarga. (Setiapsen.com/Foto:shutterstock)
Ilustrasi aset keluarga. (Setiapsen.com/Foto:shutterstock)

Rencana masa depan makin mantap

Dengan meneliti dan mencermati kembali satu-per satu lalu lintas keuangan, kamu juga jadi bisa mengetahui di mana posisi keuangan kamu saat ini. Dari sini kamu juga bisa membuat perencanaan matang untuk masa depan kamu. Misalnya kalau kamu ingin beli rumah, dengan keuangan yang tersedia sekarang dan pengeluaran rutin yang terjadi, kira-kira berapa lama lagi rumah impian kamu bakal terwujud.

Prediksi keuangan

Kamu tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari. Kalau saja tiba-tiba kamu membutuhkan dana yang cukup besar dengan mendadak atau tiba-tiba kehilangan pemasukan rutin, dengan financial check up kamu bisa mengetahui secara rinci seberapa kuat keuanganmu menanggung masalah tersebut.

Tapi financial check up juga bisa berjalan tak semulus yang kamu bayangkan. Karena prosesnya yang butuh ketelitian dan kesabaran ekstra, dalam melakukan financial check up  juga bisa terjadi kesalahan. Biasanya penyebabnya adalah transaksi kecil yang dianggap remeh dan tidak diikutsertakan dalam penghitungan. Padahal transaksi sekecil apa pun harus dicatat dalam proses ini. Walau menurut kamu besarnya transaksi tak seberapa, namun dalam financial check up tak ada kompromi. Tetap harus dicatat.

Lalu, kapan sebaiknya financial check up ini dilakukan?  Pada dasarnya proses ini bisa dilakukan kapan saja, namun kami menyarankan untuk melakukan financial check up  pada saat ada kondisi tertentu. Misalnya saat hendak atau sesudah ada pengeluaran besar, seperti traveling, habis beli kendaraan, atau biaya pengobatan yang besar. Dengan cara apa kamu membiayai semua transaksi tersebut? Apakah dengan cicilan atau tunai? Berapa dana yang tersisa dan apa pengaruhnya untuk kelangsungan anggaran kamu setelahnya?

Selain itu kamu juga bisa melakukan financial check up  saat hendak akan berhutang. Kamu bisa mengkalkulasi kira-kira dengan beban cicilan yang akan keluar berikutnya apakah dampak yang ditimbulkan bagi anggaran kamu? Berapa besar kira-kira jumlah dana yang akan kamu pinjam? Apa tujuan berhutang tersebut? Perlu kamu ingat bahwa beban utang bukan hanya terjadi saat ini saja namun juga akan mempengaruhi kehidupan ekonomi kamu di masa mendatang.

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close