Investasi

Trik Jitu Melipatgandakan Harta Warisan

Berbahagialah orang mendapatkan warisan. Baik warisan berupa dana tunai maupun harta tak bergerak. Tak perlu susah payah kerja, harta bernilai sudah bisa dimiliki. Bisa kaya mendadak. Namun ketahuilah, sekalipun dapat rejeki nomplok yang nilainya nampol sebaiknya kamu kelola dengan bijak.

Pengelolaan warisan itu penting supaya kamu tidak menyesal di kemudian hari. Kok bisa menyesal? Ya, tentu saja bisa apabila harta itu hanya kamu gunakan untuk memenuhi keinginan-keinginan yang bersifat konsumtif dan foya-foya. Sudah pasti harta warisan akan hilang tak berjejak.

Padahal, belum tentu kamu bisa menghasilkan uang sebanyak warisan itu dalam waktu singkat. Misalnya kamu mendapatkan warisan uang tunai Rp200 juta. Kamu sendiri seorang karyawan dengan gaji Rp7 juta sebulan. Kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan agar dapat memiliki uang Rp200 juta?

Maka itu, gunakan warisan sebaik mungkin. Sehingga memiliki nilai manfaat yang lebih berarti ketimbang hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan konsumtif. Ada baiknya warisan dikelola untuk keperluan jangka panjang yang lebih berarti. Boleh jadi, kamu bisa membiakkan nilai warisan tersebut.

Harta warisan, aset keluarga. (Setiapsen.com/Foto:shutterstock)
Ilustrasi aset keluarga. (Setiapsen.com/Foto:shutterstock)

Berikut ini beberapa tips mengelola warisan dengan lebih bermanfaat.

Jangan Cuma Ditabung
Kalau mendapatkan warisan uang segar, sebaiknya jangan diendapkan begitu saja. Maksudnya, disimpan dalam rekening tabungan biasa. Selain bunganya tipis dan berpajak, uang di rekening bank mudah tergerus.

Boleh jadi saat kamu jalan-jalan di pusat perbelanjaan dan gatal untuk berbelanja. Sekalipun bernilai kecil tapi sering, tentu uang tersebut menipis. Hingga kamu baru menyadari kalau jumlahnya berkurang signifikan.

Bila uang tersebut ingin disimpan dalam jangka pendek simpan saja di tabungan berjangka atau deposito. Dengan produk bank tersebut meski bunganya mini, tapi uang kamu aman. Sebab, tak bisa diambil seenaknya.
Namun bila ingin memanfaatkan uang tersebut untuk jangka lebih panjang, bisa investasikan ke reksadana. Imbal hasil yang didapat dari produk ini tentu lebih menarik.

Beli Aset
Uang warisan bisa kamu langsung belikan aset seperti kos-kosan, kontrakan, atau apartemen. Aset-aset semacam itu bisa disewakan sehingga kamu bisa mendapatkan pendapatan bulanan. Menyenangkan bukan, uang warisan berubah menjadi aset yang menjadi hak milik sekaligus mendapatkan pendapatan bulanan. Investasi semacam ini bakal membantu kamu untuk mendapatkan penghasilan hingga masa pensiun kelak.

Dalam proses pembelian aset, kamu bisa membelanjakan semua uang warisan. Atau bisa juga dengan strategi pinjam pada lembaga keuangan. Namun, saran ini direkomendasikan bagi mereka yang memiliki kemampuan mencicil, ya.

Proses jual beli rumah melalui skema KPR/Setiapsen.com/Foto: Shutterstock
Proses jual beli rumah. (Setiapsen.com/Foto: Shutterstock)

Dengan jaminan tersebut, kamu bisa mendapatkan dana yang lebih besar berupa pinjaman. Lantas uang pinjaman itu dimanfaatkan untuk membeli aset yang nantinya bisa disewakan. Dengan strategi ini, uang warisan utuh, kamu punya aset, dan pendapatan sewa itu bisa digunakan untuk membayar cicilan pinjaman. Tentu saja kamu harus mengatur jangka waktu pinjamannya.

Strategi ini memang tidak serta merta bisa dinikmati imbal hasilnya, tapi dengan strategi ini kamu bisa melipatgkamukan warisan. Dan manfaatnya bisa dirasakan jangka panjang. Terutama di masa-masa usia tidak produktif lagi.

Modal Usaha
Dengan warisan kamu juga bisa memanfaatkannya sebagai modal usaha. Hanya saja, bila kamu baru memulai usaha sebaiknya jangan gunakan semua uang tersebut. Hal ini mengantisipasi bila usaha kamu gagal. Sehingga uang warisan itu tidak semuanya lenyap

Kalkulasi bisnis, usaha kecil, memulai bisnis. (Setiapsen.com/Foto: Shutterstock)
Kalkulasi bisnis. (Setiapsen.com/Foto: Shutterstock)

Paling penting bikin kalkulasi dulu sebelum mulai bisnis. Jangan mentang-mentang punya banyak uang lalu main hantam. Kalau mau investasi ke usaha rekanan pastikan juga jam terbang dan prospek usahanya. Jangan sampai kamu setor modal dan ternyata kena tipu.

Melunasi Utang
Langkah ini dirasa memang kurang bijak. Namun bila memang selama ini kamu terbelit utang-utang konsumtif, bisa manfaatkan warisan untuk melunasinya. Dengan demikian kamu bisa memperbaiki keuangan kamu.

Dengan catatan, setelah utang konsumtif lunas, kamu harus lebih bijak lagi mengelola keuangan lebih baik. Supaya pelunasan hutang dengan warisan itu tidak menjadi sia-sia. Anggaran cicilan utang selama ini bisa dimasukkan dalam keranjang investasi.

Yang perlu kamu ketahui, ada banyak cara untuk menghabiskan uang dalam sekejap hingga tak berjejak tapi ada banyak cara pula untuk membiakkan uang warisan. Jadi mulai bijaklah mengelola warisan biar tak menyesal di kemudian hari.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close